Orang Jualan Koran Ga Laku ?

Kemaren siang saya meluncur di jalanan Surabaya menuju ke Araya Bumi Permai di panasnya surabaya duh… luar biasa deh… .

Selama di perjalanan , sudah saya lalui banyak traffic light yang kian banyaknya di kota Surabaya untuk mengatur kemacetan lalu lintas.

Ada yang berbeda ketika saya berhenti di traffic light, hal berbeda yang saya rasakan pada sekitar tahun 2000 -2009, dimana penjual koran laris manis di setiap traffic light jalanan kota. Mereka begitu mudahnya mencari sesuap nasi dengan jualan koran saja.

Namun pada saat saya melewati traffic light ini tgl. 28 September 2012, sangat lah berbeda dengan tahun 2000 – 2009, apa bedanya sih ?

Saat ini kalo saya lihat , orang jualan koran keliatan banget ga laku, nyodorin koran ke mobil2 pun ga ada yg gubris, sampai harus mengacungkan 1 jari pertanda harga seribu saja oh … kasihan amat mereka ya ….

Selama di jalan sempat termenung dan berpikir , mengapa bisa demikian ? Kalo boleh saya simpulkan mereka ini adalah korban teknologi.

“Hukum Alam” nya adalah :

– Semakin Tinggi teknologi, semakin rendah cara konvensional

– Gaptek akan ketinggalan jaman

 

2 “hukum alam” itu sangat terasa dampaknya bagi mereka-mereka yang tidak mau belajar tantang teknologi.

Pada kesimpulan mengapa skrg jualan koran sepi ?

1. Krn saat ini sudah banyak smartphone/ android murah

2. Karena saat ini Internet sudah mulai murah

3. Provider Portal berita saat ini merambah ke mobile apps& Internet

 

Begitu mudahnya saat ini setiap orang untuk mengakses situs berita di smartphone mereka, dan jaminan bahwa berita itu pasti up to date lho…. , kejadian 10 menit yg lalu saja di portal berita internet sudah ada. Sedangkan berita koran hari ini adalah berita kemaren ….

Miris ya … tapi bagaimana lagi,

Yuk mulai skrg jangan gaptek , pelajari teknologi dan munculkan ide bisnis dari teknologi itu.

 

 

4 Comments

  1. kalau koran kan habis dipakai bisa buat bungkus kacang, klo portal internet kan endak mas..jadi menurut sy koran akan tetap laku πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*