Mampu kah kita ?

Sering kali kita sebagai manusia yang hidup dan bersosialisasi dengan manusia lainnya merasa bahwa ada sesuatu yang berbeda dari kita dengan orang lain. Orang yang satu merasa bahwa dirinya pintar segala hal , dan di orang yang lain merasa bahwa dia sangatlah bodoh dan minder tidak bisa melakukan apa-apa.

Yang merasa mampu berpikir dan berbuat apapun mengklaim dirinya sebagai orang hebat dan menganggap rendah yang lain .

Berapa banyak dari kita merasa gagal setiap kita memulai sesuatu, dan bukan merasa saja, tapi benar-benar gagal total melakukan apa yang kita inginkan. Mampu atau tidak mampu itu tidak 100% persen krn bakat, tapi juga kemauan, mau belajar dan faktor lucky ( keberuntungan) , yg di maksud faktor lucky ini adalah, di saat anda tidak mampu, ada pendukung yg siap membantu anda, fasilitas menuju kesuksesan itu ada, di tambah lagi inisiatif yang ingin selalu belajar dan pas pada saat kesempatan itu datang.

Kalo boleh saya ibaratkan disini 2 binatang, perumpamaan mode on 🙂 , ada 2 binatang , kura-kura & kuda, kemudian kura-kura dan kuda ini di minta untuk lomba lari, dengan konsekuensi siapa yg paling cepat sampai garis finish dialah sang pemenangnya dan akan mendapatkan hadiah besar yang tak ternilai harganya.

Sang Kura-Kura bilang : meskipun aku kecil begini aku tidak takut berlari denganmu kuda, kalah menang urusan belakang yg penting aku berani menantangmu .

Sang Kuda tertawa terbahak-bahak sambil berkata : ha ha ha kura2 kecil mau menantangku ? yg bener aja jelas aku lah pemenangnya

Sampai disini anda bisa menyimpulkan sendiri, tanpa harus melaksanakan lomba tersebut anda sudah pasti tau siapa yang menang bukan ? 🙂

dan anda akan menertawakan si kura-kura kecil ini yg lugu dan polos.

tapi …

tapi

dan tapi …

Sekarang lihat pada diri anda bila anda adalah seekor kura-kura kecil yg di hadapkan pada posisi tersebut , apakah anda berani menantang sang kuda berlari ????

anda pasti berkata : gila , ngapain nantangin kuda berlari sama aja cari mati …..

Yup benar kawan …..

Tapi saya tidak pernah berharap anda jadi kura-kura kecil yg polos dan imut yg hanya bisa berkata-kata tanpa memikirkan strategi perlombaan yang bagus. Kuda bisa menang karena faktor medan/lahan berlari adalah lahan dan tanah, sehingga kura-kura akan jelas kalah.

Nah kalo anda jadi kura-kura coba bilang begini : aku berani menantangmu sang kuda, tapi aku tidak mau berlari dengan dirimu di lapangan pacuan kuda ini . Aku ingin kita berlomba lari di sungai aja……

Siapa yang menang kalo lomba lari ini di adakan di sungai ???? 🙂

Kelas sang kura-kura adalah pemenangnya

Kesimpulannya apa :

Kita memiliki bakat, kemampuan, keahlian , namun  jangan pernah anda salah menerapkan bakat anda di bidang yang salah, meskipun anda gagal di bidang yg skrg bukan berarti anda gagal di bidang yang lain. Jadi lah kura-kura kecil yang cerdik , dia tau bagaimana dia memakai kemampuannya di tempat yang dia bisa berlari kencang mengalahkan lawan2nya.

Semoga berguna kawan …

Comment

Leave a Reply