Kesaksian Pribadi Tuhan Membela Kita

Kesaksian ini adalah kesaksian / kisah yang saya alami sendiri di mana saya membuktikan mujizat Tuhan ada di setiap kita yang percaya padaNya.  Dalam kisah ini adalah kisah nyata yang tidak di buat2 dan saya ketik dengan sejelas yang saya mampu.

Jadi cerita nya saya pribadi memiliki bisnis online sendiri , di sisi lain punya toko di mall surabaya yang di kelola istri saya , menjual produk baju anak2 sejak 2008.

Sekitar tahun 2014 atau 2015 ya lupa saya , ada toko baru sebagai tetangga kami, meskipun toko kami dan toko tetangga tersebut memiliki basis konsep yang sama yaitu baju anak-anak, ada kalanya bila kami nggak punya barang , sering banget kami alihkan , alias kami tunjukkan ke toko tetangga tersebut.

Sejauh ini tetangga selalu ramah bila bertemu menyapa dengan senyuman dan kami tidak menyadari apa yang sebenarnya terjadi .

Kejadian ganjil mulai terjadi , dulunya banyak sekali sales datang ke toko kami , menawarkan baju anak-anak ntah seminggu ada 3-4 sales yang datang . Hal ini mulai berubah ketika tidak ada sales yang datang ke toko kami , kami coba intropeksi … dan ternyata mmg kami tidak pernah menunggak tagihan apapun, kami coba telpon ke kantornya pun staff bilang akan kirim sales ke toko, namun di tunggu pun tidak ada sales yang datang. Otomatis kami tidak memiliki supplier lagi .

Sepi? omset menurun ? iya pasti menurun … krn kami nggak punya barang.

Kami sering papasan dengan sales yang biasanya datang ke toko kami , dan mereka menyapa , kami pun tidak menanyakan mengapa nggak mampir ke toko kami , kami biarkan saja waktu itu .

Waktu istri saya curhat, toko sepi dan sales ga ada yg datang …  saya waktu itu mmg ikut sedih tapi sebagai suami bila anda kelihatan sedih , maka istri anda akan 3x lebih sedih dari anda.

Saya ingat kata Pendeta Daud Tony , berdoalah di rumah atau di tempat usaha , minta Tuhan buka pintu berkat , pintu rejeki , setiap hari sebelum masuk toko.

Saya pun melakukannya ketika ke toko saya , sebelum masuk saya berdoa sambil jalan , ” Dalam nama Yesus, Engkau yang buka jalan, buka rejeki dan keberuntungan buat kami. Amin ” , saya pun di rumah juga mulai berdoa demikian .

Doa yang seperti ini sebagai orang yang percaya akan Tuhan , nama Yesus melebihi semua yang ada dan menyingkirkan segala yang jahat apabila ada yg dengan sengaja membuat toko kami bangkrut.

Tak lama setelah itu Tuhan juga membuka tabir , mengapa toko kami tidak ada sales supplier yang datang, tidak ada yang menyuruh atau kontak , beberapa sales yang sebelumnya mampir ke toko kami, dan mulailah bercerita ke istri saya sbb :

” ce , saya ga berani datang , soalnya toko tetangga ngancam kalo saya mampir sini , dia ga mau ambil ”

sales lainnya berkata :

” ce, maaf ce , saya kesini sembunyi2 , soalnya sales ga boleh kesini ama “toko tetangga”

jadi kesimpulan : “toko tetangga” krn produknya sama baju anak-anak, dia mengancam para sales ini untuk tidak mampir ke toko kami, supaya toko nya yg laris , karena satu lantai hanya dia yg punya variasi produk yang lebih lengkap.

Emosi? Marah ?

Jujur iya , awalnya kami marah banget , pengen kami caci maki “toko tetangga ” tersebut, dongkol dsb saya dengan istri penuh emosi, dan Tuhan buka tabir gelap itu penyebab semua kekacauan kami selama ini di sebabkan oleh “toko tetangga ini “.

Pengen kami datangi , istilahnya kami labrak karena selama ini dengan senyum ramahnya ternyata di belakang melakukan tindakan yang tidak etis.

Dari emosi saya akhirnya bisa melaluinya dengan baik tanpa melakukan caci maki ke “toko tetangga” tersebut.

Saya ngomong ke istri saya , Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita tergeletak … Tuhan adalah pembela kita , kita nggak usah balas apa yang dia perbuat ke kita , nanti ga ada bedanya kita dengan mereka.

Jadi saya akhirnya berserah sama Tuhan : ” Tuhan terima kasih Engkau buka jalan, Engkau berikan kami berkat yang cukup, kami tidak akan membalas mereka yang membuat toko kami sepi …. Engkau adalah pembela kami , kami percaya engkau punya rencana yang indah buat kami “.

“toko tetangga” akhirnya tambah besar memperbesar tokonya dan tambah laris , dan kami pun tak bergeming , kami tetap percaya Tuhan pembela kami … .

tepat tanggal 7 November 2018 hari rabu , toko tetangga kami akhirnya gulung tikar, semua barang di keluarkan , dan dalam 1 hari ada 2-3 debt collector yang menanyakan tagihan kartu kredit ke “toko tetangga” tersebut, mereka bangkrut dan terjebak oleh hutang yang menumpuk, ada 1 surat tagihan yang isinya 195juta, itu baru satu belum tagihan yang lain.

Kemudian ownernya datang ke toko kami , pamitan ke istri saya , ce saya pindah krn sepi , saya mohon maaf bila ada salah2 di masa lalu , dan menjabat tangan istri saya.

==========================================

Kesimpulan : kita tidak perlu membalas kejahatan orang lain ke kita , berserahlah dan ampuni mereka, dan berdoalah untuk dirimu sendiri juga. Tuhan punya rencana untuk setiap kita.

Mohon maaf apabila tulisan saya ini agak berantakan , krn saya tulis seketika sambil saya meneteskan air mata , bahwa Tuhan tidak tinggal diam dalam setiap pergumulan saya.

 

 

 

 

 

 

 

Comment

Be the first to comment

Leave a Reply