Jokowi Unggul bukan karena partai, tapi karena profile figure

Menyimak pilkada Jakarta sempat membuat saya agak tergelitik, di mana semua orang menganggap bahwa sosok pemilihan pimpinan mulai dari Gubernur, walikota, atau apapun itu mereka berpendapat bahwa mesin politik lah yang berjalan.

Mohon di ingat bahwa jaman di surabaya juga begitu, Pak De Karwo terpilih bukan karena demokrat, namun karena sosok profile figure yang sudah di kenal masyarakat dekat dengan rakyatnya. Momen saja yang sangat tepat di usung oleh demokrat membawa Pakde Karwo ke gelanggang gubernur jatim.

Ini juga berlaku bagi pilkada di Jakarta, Jokowi menang bukan karena partai Gerinda & PDI P yang bergabung, tapi karena sosok jokowi yang sudah di kenal di jawa tengah , orang yang low profile dan tidak sombong dan memberi contoh bagi yang lain untuk sopan dan berpolitik.

Kesimpulan :

Partai yang masih berharap bahwa kemenangan sebuah pimpinan adalah karena mesin politik, maka siap2 lah anda kalah.

Partai bisa menang kalau :

Partai itu memiliki kandidat yang bisa mewakili hati rakyat, sudah di kenal dan popular. Sosok itu harus punya profile figure yang baik. Bukan pimpinan yang sok mengkritik pemerintah dan mengeluarkan statement yang seakan-akan membela rakyat, namun ketika ada musibah tidak pernah muncul ke lapisan bawah.

Comment

Be the first to comment

Leave a Reply