Cara Cloning Website WordPress

 

Terkadang kita punya keinginan untuk membuat sebuah website dengan tampilan yang sama dengan domain milik kita yang lain. Bisa juga kita tidak ingin terlalu susah membangun website dengan denga layout yang baru.

Di dalam postingan saya kali ini saya akan memberikan tutorial untuk anda cara mengcloning sebuah website berbasis wordpress dari 1 domain ke domain yang lain.

Solusi ini bisa digunakan untuk :

  1. Berfungsi sebagai alat cloning sebuah website
  2. Berfungsi sebagai backup website kita

Ok caranya adalah :

Step 1 :

Masuk ke WordPress Admin Dashboard anda di wp-admin, jangan nanya lagi ya cara akses wp-admin bagaimana he he he, krn bila anda biasa menggunakan wordpress self-hosted pasti tau caranya.

Nama Plugin ini adalah : ALL IN ONE MIGRATION

Cara installnya : silahkan masuk ke dashboard admin anda :

Add New : cari keyword all in one migration

Jangan lupa untuk klik Install + Activate ya , setelah itu akan muncul di sidebar sebelah kiri klik EXPORT

Pilih EXPORT to File , tunggu beberapa saat, tergantung size diskspace web anda, bila telah selesai silahkan download filenya ke komputer anda. File ini di butuhkan untuk import di domain baru di step 2.

OK Step 1 sudah paham ya pemirsa ( halah halah :),

Step 2 :

Install worpress di domain baru anda, install dummy saja, artinya cukup instal ala kadarnya tidak usah di setting aneh2 , install klik selesai begitu aja , yg penting anda hafal username dan password admin.

Selanjutnya install juga plugin all in one migration di wordpress domain baru ya , namun pilihnya bukan EXPORT, INGAT BUKAN EXPORT….. pilihlah IMPORT!!!!!!!

Masukkan file nya yg anda download tadi ke wordpress di domain baru . Tunggu sampai proses selesai dan biasanya mmg lama.

Apabila size anda besar biasanya membutuhkan settingan timeout PHP yg agak panjang supaya bernafas lega ketika proses dan tidak timeout. Cari settingkan PHP.INI di cpanel anda, kalo hostingnya pake cloudlinux cari Select PHP version

Anda harus select tanda panah bawah dulu agar tombol SWITCH to PHP Option Muncul , nah klik ya

Atur2 sendiri ya , timeoutnya anda panjangkan waktunya agar tidak timeout, begitu pula pada Memory_limit sesuaikan dengan ukuran file hasil exportnya.

 

Bila sudah silahkan di jalankan proses IMPORTnya , setelah selesai mohon diingat :

username dan password dashboard admin akan SAMA PERSIS dengan ya lama, jadi jangan lupa di ganti setelah proses import berhasil.

 

Memperbesar limit All In One Migration

 

DISCLAMER :

Tutorial ini adalah valid dan works, pada saat saya membuat artikel ini. Bisa saja suatu waktu cara ini tidak berlaku dan tidak relevan.

Jangan lupa selalu mampir di Blog Jaap terus ya

 

 

Comment

Leave a Reply