Kapan saatnya tidak pake lagi shared hosting ?

Kapan sih seharusnya kita mulai berhenti pake shared hosting ?

Sebelum membahas tentang kapan harus berhenti , mari kita bahas dulu apa itu shared hosting ya… . dari nama bahasa inggris nya aja udah keliatan kok bang 🙂

Shared = berbagi

Jadi yang sebut shared hosting adalah kita memiliki account di dalam server web hosting dengan resources RAM dan CPU yang di pake bersama-sama. So dalam 1 server isinya banyak account dan website. Ibaratkan sebuah rumah kost ukuran misal 9x 16 , di huni oleh 25 org dalam 1 rumah 🙂

Dengan ibarat sebuah rumah kost 9×16 yg terdiri atas 25 penghuni kita harus menyadari bahwa harus menjaga aturan2 untuk kepentingan bersama. Semisal jgn menyalakan radio keras2, berteriak keras2, dan kemudian bawa lemari besar2 dalam kamar kost kita. Sesama penghuni rumah kost harus saling menghargai dan menghormati krn memiliki hak yang sama. Sebaliknya bila salah satu penghuni rumah kost membuat ulah, otomatis penghuni yang lain akan merasa terganggu.

Begitu juga bila kita membeli yang namanya shared hosting, kita harus benar2 menjaga website kita supaya tidak mengkonsumsi banyak ram dan cpu dalam server tersebut secara dominan.

hal di bawah ini adalah hasil analisis saya sebagai hoster yg setiap hari pelototin server ya, inilah hal-hal membuat anda harus berhenti menggunakan shared hosting :

1. Website anda memiliki visitor kurang lebih 700 – 1500 unique visitor / hari

2. Website anda memerlukan email send out lbh dari 200 email outbound per jam

3. Anda menggunakan plugin autoblog, dan link system,

4. Anda memiliki forum yang memiliki visitor banyak

Bila salah satu dari 4 hal itu ada di website anda, mulai di pikirkan deh untuk pake VPS 🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*